tvOne Newsticker
Selasa, 16 Maret 2010

Kabar Ekonomi

Deptan Siap Periksa Hewan Kurban

Minggu, 8 November 2009 09:05 WIB

Jakarta, (tvOne)

Departemen Pertanian (Deptan) siap melakukan pemeriksaan terhadap hewan-hewan kurban untuk mengantisipasi penyakit pada ternak tersebut.

Dirjen Peternakan Deptan Tjeppy D Soedjana di Jakarta, Minggu (8/11) mengatakan, kegiatan pemeriksaan terhadap hewan ternak tersebut selalu dilakukan baik di pusat maupun daerah. "Pemeriksaan terhadap ternak kurban ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun bekerjasama dengan para mahasiswa kedokteran hewan," katanya.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan di tempat-tempat penjualan hewan, tempat penampungan hewan dan masjid-masjid penyelenggaran kurban. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, surat keterangan kesehatan hewan kurban dari daerah asal hewan kurban dan pemeriksaan sebelum hewan dipotong di tempat penampungan.

Menanggapi pemeriksaan hewan kurban, Yusuf seorang penjual hewan kurban mengatakan, hal itu justru berdampak positif bagi pedagang maupun masyarakat pembelinya. "Dengan adanya pemeriksaan tersebut, otomatis hewan yang kami jual sudah terbebas dari penyakit. Selain itu, masyarakat yang hendak membeli pun merasa yakin, kalau hewan yang dibelinya telah terbebas dari penyakit antrak," katanya.

Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPKSI) Teguh Boediyana menyatakan ketersediaan ternak sapi mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat menghadapi hari raya Idul Adha tahun ini. "Stok sapi untuk kurban seperti halnya tahun-tahun lalu, aman," katanya.

Kondisi tersebut bisa dilihat setelah lebaran haji. Biasanya, masih banyak binatang kurban baik sapi maupun kambing dan domba yang tidak laku. Permintaan binatang ternak pada Hari Raya Qurban tahun ini, secara umum tidak ada lonjakan yang berarti dibanding hari biasa.

"Kalaupun ada peningkatan permintaan terhadap sapi ataupun kerbau itu tak terlalu signifikan," katanya. Meskipun demikian, sapi masih tetap mendominasi permintaan masyarakat terhadap hewan kurban dibandingkan kerbau. (Ant)

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar