tvOne Newsticker
Kamis, 18 Maret 2010

Kabar Ekonomi

Idul Adha, Tiket KA Eksekutif ke Jateng-Jatim Habis

Rabu, 25 November 2009 15:24 WIB

Jakarta, (tvOne)

Tiket kereta api kelas eksekutif dari Jakarta tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk keberangkatan hari Kamis (26/11) atau dua hari menjelang hari raya Idul Adha telah habis terjual.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api DAOP I Sugeng Riyono, Rabu mengatakan, untuk kelas eksekutif dan bisnis di Stasiun Gambir hampir seluruhnya habis terjual, kecuali untuk jarak dekat seperti Bandung dan Cirebon.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, rangkaian kereta api akan dimaksimalkan dari tujuh kereta menjadi delapan hingga sepuluh kereta. Sedangkan untuk tarif, selama Idul Adha ini, tarif kereta api eksekutif mengalami kenaikan antara Rp30 ribu hingga Rp40 ribu.

Sementara itu, untuk pengamanan, Sugeng mengatakan tidak berbeda dengan saat arus mudik dan balik pada Lebaran tahun lalu. Hanya saja, menurut dia, yang berbeda adalah pada penambahan kereta yang berangkat maupun datang dari stasiun.

Sedangkan untuk puncak arus balik, Sugeng memprediksi terjadi pada hari Minggu (29/11). "Informasi dari lapangan yang saya terima pada saat itu akan banyak penumpang yang masuk ke Jakarta,"kata Sugeng.

Sementara itu Kepala Stasiun Gambir Ata Sudarta mengatakan tambahan rangkaian kereta baru diadakan untuk kereta api eksekutif Argo Lawu yang melayani jurusan Stasiun Solo Balapan. "Argo Lawu jurusan Solo Balapan akan ditambah. Berangkat jam 21.15. Sedangkan tiketnya masih kami pasarkan," kata Ata Sudarta.

Dia menambahkan, untuk tiket kereta api eksekutif reguler telah habis terjual untuk keberangkatan 26 November. Sedangkan untuk tiket kereta api tujuan lokal dan jarak menengah seperti Bandung dan Cirebon masih tersedia.

Kepala Stasiun Besar Pasar Senen Sofyan Hasan juga mengungkapkan hal yang sama. Tiket kereta api kelas bisnis dan ekonomi jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang berangkat dan melalui Stasiun Besar Pasar Senen telah habis terjual. "Bahkan untuk tiket berdiri juga habis terjual," katanya.

Ia mencontohkan tiket untuk kereta api Matarmaja dan Kertajaya sudah terjual sebanyak 150 persen dari total kursi yang tersedia. Setiap kereta berkapasitas hingga 1.120 kursi.

Hingga kini, pihaknya belum mendapatkan konfirmasi tambahan rangkaian kereta untuk ekonomi dan bisnis. Sedangkan setiap rangkaian sudah tidak bisa ditambahkan gerbong. Sebab maksimal hanya 10 gerbong penumpang dan satu gerbong kereta makan.

Untuk masalah pengamanan, Sofyan mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek Senen dan Polres Jakarta Pusat untuk pengamanan Stasiun Besar Pasar Senen. "Kami juga menempatkan petugas keamanan khusus kereta api di setiap gerbong kereta," kata Sofyan. (Ant)

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar