tvOne Newsticker
Kamis, 29 Juli 2010

Kabar Ekonomi

Pemerintah Akan Turunkan Warga Miskin Ke Angka 8 Persen Pada 2014

Sabtu, 13 Maret 2010 15:51 WIB

Menko Kesra Agung Kesra

Jakarta, (tvOne).

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan bahwa pemerintah menargetkan pada tahun 2014 jumlah warga miskin tinggal 16 juta jiwa. Hal itu berarti jumlah warga miskin sekitar 8 persen dari jumlah saat ini yang mencapai 32 juta jiwa atau sebesar 14 persen.

"Pemerintah menargetkan pada 2014 jumlah warga miskin tinggal 16 juta jiwa," ujar Agung Laksono di Jakarta, Sabtu. Ia mengakui, target tersebut merupakan tugas berat pemerintah mengingat tahun 2014 hanya tinggal empat tahun lagi.

Oleh karena itu pemerintah berupaya melakukan upaya percepatan pengentasan kemiskinan guna mencapai target di tahun 2014. Ia menjelaskan, Wakil Presiden Boediono, Rabu (10/3) siang mengagendakan rapat koordinasi dengan menteri Kabinet Indonesia Bersatu ke-II, tentang penanggulangan kemiskinan.

Berdasarkan hasil rapat tersebut dibuat program tim nasional percepatan penanggulangan masyarakat miskin yang tertuang dalam Keppres No 15/2010 yang diketuai langsung Wapres Boediono.Sedangkan wakilnya adalah Menko Kesra Agung Laksono dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Anggota tim antara lain adalah Mendagri Gamawan Fauzi, Menkeu Sri Mulyani, Mensos Salim Segaf Al Jufri, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Kepala Bappenas Armida Alisyahbana.

"Dengan adanya tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan diharapkan target pemerintah pada tahun 2014 dapat tercapai," ungkap Agung Laksono. Untuk mendukung program itu, pemerintah akan melakukan pemutakhiran data warga miskin.

Pemutakhiran data, menurut Agung Laksono, diperlukan agar program tersebut tepat sasaran dan menghindari kemungkinan adanya data lama yang tidak lagi valid.  Pemutakhiran data juga diperlukan untuk menentukan standarisasi warga miskin yang akan kita bagi menjadi miskin, hampir miskin, dan sangat miskin," katanya. (Ant)

at


Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar